Latar Belakang Perpustakaan

PENDAHULUAN

 

A.   LATAR BELAKANG

Perpustakaan sebagai penyidia informasi yang bersumber pada litertur baik yang bercetak maupun terekam (book material atau non book material) harus mempu memperdayakan koleksinya maksimal mungkin. Pendayagunaan sember informasi di perpustakaan tergantung pada citra layanannya. Artinya layanan diperpustakaan menjadi tolak ukur keberhasilan suatu perpustakaan. Oleh karena itu esensi perpustakaan adalah layanan.

Penyelenggara layanan perpustakaan memerlukan berbagai pertimbangan karena ada berbagai jenis perpustakaan. Dan masing-masing perpustakaan berbeda fungsi harus dijelaskan melalui berbgai tahapanyang diatur dan disesuaikan dengan fingsi dan ujian masing-masing perpustakaan.

Layanan p0erpustakaan bertujuan untuk memeberikan informasi guna meningkatkan pengetahuan dan kemampuan, serta menunjang proses belajar mangajar, meunjang program lembaga tertentu, melestarikan budaya bangsa, memperlancar tugas penelitian, serta sebagai tempat mendapatkan hiburan dan memperoleh informasi lainya.

 

B.    Deskripsi Singkat

Bahan ajar ini meliputi pengertian, funsi, siste layanan, tahun layanan perpustakaan, sistim peminjam koleksi, jenis layanan dan praktek layanan perpustakaan. Disamping itu juga akan dibahas mengenai pengertian, tujuan dan tugas layanan bahan rujukan, serta jenis-jenis layanan rujukan dan bagaimana praktek penggunaan bahan rujukan, statistic serta pelaporan perpustakaan, dan komunikasi dalam layanan perpustakaan.


 

 

C.            Tujuan Pembelajaran Umum

Setelah selesai mengikuti pelajaran ini peserta mampu melaksanakan  layanan perpustakaan.

 

D.            Tujuan Pembelajaran Khusus

1.    Peserta dapat menjelaskan pengertian dan funsi layanan perpustakaan

2.    Peserta dapat menjelaskan unsure-unsur layanan

3.    Peserta dapat menjelaskan jenis, sistim layanan perpustakaan

4.    Peserta dapat dapat menjelaskan berbagai siswti layanan perpustakaan

5.    Perserta dapat menyelenggarakan layanan sekunder

6.    Peserta dapat menjelaskan berbagai system peminjaman koleksi perpustakaan

7.    Peserta dapat menjelaskan pengertian jasa rujukan

8.    Peserta dapat menjelaskan jenis dan manfaat bahan rujukan

9.    Peserta dapat menjelaskan jeinsi layanan rujukan

10. Peerta dapat menggunakan jensi-jensi bahan rujukan

11. Peserta dapat membuat ststistik dan pelaporan perpustakaan

12. Peserta dapat menjelaskan pengertian dan dasar-dasar komunikasi.

 


 

BAB II

LAYANAN PERPUSTAKAAN

 

 

A.    Pengertian Layanan

Layanan perpustakaan berarti penyediaan bahan pustakan secar a tepat dan akurat, sesuai dengan kebutuhan pemakai jasa perpustakaan. Ada berbagai pendapat yang mengatakan bahwa layanan perpustkaan merupakan citra dari suatu perpustakaan. Dengan kata lain perpustakaan identik dengan layanan, karena tidak ada perpustkaan.

 

B.    Tujuan dan Fungsi Layanan

Tujuan perpustakaan memberikan layananbahan pustaka kepada masyarakat pemakai adalah agar bahan yang telah dimiliki perpustakaan dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Layanan perpustakaan berfunsi mempetemukan pembaca degan bahan pustaka yang dibutuhkan dan diminati.

1.    Tujuan dan funsi layanan perpustakaan sekolah

Tujuan dan fungsi layanan perpustakaan sekolah adalah menyajikan informasi guna kepentingan pelaksanaan proses belajar mengajar, rekreasi bagi siswa siswi, dengan menpergunakan bahan pustaka yang ada di perpustakaan tersebut, serta bimbingan dan peningkatan minat baca. Kegiatan layanan diperpustakaan sekolah meliputi, peminjaman buku, melayani kebutuhan pelajaran dalam kelas, dan menyediakan sumber informasi lainya.

2.    Tujuan dan funsi layanan perpustakaan perguruan tunggi

Perpustakaan perguruan tinggi adalah perpustakaan yang terdapat di perguruan tinggi mauun lembaga yang berafiliasi dengan perguruan tinggi. Tujuan dan fungsi layanan di Perpustakaan Perguruan Tinggi adalah memenuhi keparluan informasi dilingkunan perguruan tinggi (mahasiswa dan dosen), menunjang kurikulum, mendukung pelaksanaan tri darma perguruan tinggi, penilitian, dan kegiatan akademis lainya.


 

 

3.    Tujuan dan fungsi layanan perpustakaan

Perpustakaan khusus pada umumnya terdapat di instasi pemerintah maupun swasta, lembaga negera dan lembaga khusus lainya. Istilah khusus tidak hanya menunjukan pada khusus lembaga, tetapi juga menitik beratkan koleksinya pada disiplin ilumu tertentu. Ciri utama perpustakaan khusu adlah memiliki buku yang terbatas pada suatu atau beberapa disiplin ilmu. Tunjuan dan funsi layanan perpustakaan khusus adalah memenuhi kebutuhan informasi lembaga induknya

4.    Tujuan dan fungsi layanan perpustakaan umum

Perpustakaan umum adalah perpustakaan yang selenggarakan dengantujuan melayani masyarakat umum. Oleh karena itu diperpustakaan umum diselenggarakan berbgai jenis layanan, mulai dari layanan anak, layanan remaja dan layanan dewasa. Termasuk perpustakaan umum adalah perustakaan yang ada diprovinsi, kabupaten/kota, kecamatan bahwan sampai perpustakaan desa. Tujuan dan fungsi layanan perpustakaan umum adalah memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk memperoleh informasi melalui bahan pustaka serta membantu meingkatkan kualitas kehidupannya.

5.    Tujuan dan funsi layanan perpustakaan nasional

Tujuan layanan perpustakaan nasional adalah sebagai pusat rujukan informasi, dan menyimpan semua bahan pustaka yang tertulis, tercetak, maupun terekam yang diterbitkan disuatu Negara.

a.     Mengumpulkan terbitan Negara lain mengenai Negara yang berangkutan

b.    Menyusun Bibliografi Nasional

c.    Melaksanakan tugas pemerintah dibidang perpustakaan


 

C.   Jenis Layanan

Layanan perpustakaan terdiri dari dua jenis layanan yaitu :

1.    Layanan teknis

2.    Layanan pembaca

a.    Layanan teknis perpustakaan merupakan layanan yang tidak langsung berhubungan denganpembaca (technichl sercives), yang pekerjaanyan meliputi :

1.    Penggandaan bahan pustaka

2.    Pengelolaan bahan pustaka

3.    Administrasi lainya/

b.     Layanan Pembaca, merupakan layanan yang langsung berhubungan degan pembaca atau pemakai jasa perpustakaan, yang pekerjaanya meliputi :

 

D.   Unsur-Unsur Layanan

Untuk menujang keberhasilan layanan diperlukan beberapa pendukung, antara lain :

1.     Fasilitas

kegiatan layanan harus dilengkapi fasilitas yang memadai agar tujuan dan fungsi perpustakaan dapat terpenuhi. Sebagai sarana utama adalah ruangan yang sesuai dengan jumlah koleksi dan jumlah pemakainya. Selain itu juga diperlukan perbotan atau perlengkapan untuk layanan antara lain rak buku, kersi dan meja baca.

2.     Koleksi

Koleksi merupakan unsur utama dalam penyelenggara kegiatan layanan diperpustakaan. Keberadaan koleksi di layanan harus dibina, dirawat, diatur secara tepat sehingga memudahkan pemakai dalam mencari koleksinya, isi koleksi dapat berupa buku, majalah, surat kabar, karya rekam, peta, lukisan dan sebagainya

3.    Petugas Layanan

Petugas layanan merupakan penggerak dan penyelenggara kegiatan layanan, petugas dibagian layanan dituntut cekatan, terampil, ramah, berwawasan luas, rajin, cepat tanggap, dan siap membantuk pemakai dalam menemukan informasi yang sedang dibutuhkan

4.    Pemakai

Pemakai merupakan unsur pendukung dan penentu dalam kegiatan layanan perpustakaan. Pemakai sebagai anggota masyarakat memerlukan layanan perpustakaan untuk memenuhi kebutuhan informasinya, oleh karena itu pustakawan harus mempu mengenali kebutuhan informasi bagi pemakai

 Sistim Layanan

Layanan perpustakaan merupakan salah satu kegiatan yang pada pelaksanaanya perlu adanya perencanaan dalam penyelenggaraanya.layanan perpustakaan akan berjalan dengan baik apabila system layanan yang digunakan tepat dan sesuai dengan kebutuhan pemakainya.

Ada tiga system layanan perpustakan, yakni sistim layanan terbukan (open access), system layanan tertutup (close acces), dan system layanan campuran (mixed access), ketiga sistim layanan ini ada hubungannya dengan cara bagaimana perpustakaan memberikan kesempatan kepada pembacanya untuk menemukan bahan pustaka. Masing-masing system tersebtu mempunyai dan kelemahan.

1.    Sistem Layanan Terbukan (open Acces)

System layanan ini memberikan kebebasan kepada pamakai untuk mencari dan menemukan bahan pustakan yang diperlukan secara langsung. Tujuan system ini layanan terbuka adalah memberikan kesempatan kepada pemakai untuk mendapatkan koleksi seluas-luasnya, tidak hanya sekedar membaca-baca, tetapi mengetahui berbagai alternative dari pilihan koleksi yang ada dirak, yang kira-kira dapat mendukung penelitiannya, system layanan terbuka biasanya diterakpkan untuk layanan di perpustakaan umum, perpustakaan sekolah, dan perpustakaan perguruan tunggi.

Ada beberapa kelebiahan yang dapat diambil, apabila perpustakaan menggunakan system ini, antara lain adalah :

a.    Pemakai bebas memilih bahan pustaka dirak

b.    Pemakai tidak harus menggunakan catalog

c.    Pemakai dapat mengganti bahan pustaka yang isinya mirip, jika bahan pustaka yang dicari tidak ada

d.    Pemakai dapat membandingkan isi bahan pustaka dengan judul yang dicarinya

e.    Menghemat bahan pustaka lebih bermanfaat dan didayagunakan

f.     Menghemat tenaga petugas layanan,

Selain kelebihan bermanfaat, system layanan terbuka juga memiliki beberapa kelemahan antara lain adalah :

a.    Pemakai cenderung mengembalikan bahan pustaka seenaknya, sehingga mengacaukan dalam penyusunan bahan pustakan di rak.

b.    Lebih besar kemungkinan kehilangan bahan pustaka

c.    Tidak semua pemakai paham benar dalam mencari bahan pustaka dirak apalagi jika koleksinya sudah banyak

d.    Bahan pustaka lebih cepat rusak

e.    Terjadi perubahan susunan bahan pustaka di rak. Sehingga perlu penambahan terus menerus.

2.     Sistem layanan tertutup (close access)

Pada system layanan koleksi tertutup, pemakai tidak boleh langsing mencari dan mengambil bahan pustakan di rak, teteapi petugas perpustakaan yang akan mencarikan dan mengambilnya di rak. Dengan menggunakan system ini petugas akan lebih sibuk karena harus mencari bahan pustaka dirak, tertama pada jam-jam sibuk pada saat banyak pemakai yang memerlukan bahan pustakan, oleh karena itu, pemakai harus mencari nomor panggil bahan pustaka melalui catalog yang disediakan.

Kelebihan dengan menggunakan system ini layanan tertutup adalah sebagai berikut :

a.    Bahan pustakan tersusun rapi dirak, karena hanya petugas yang mengambil dan mengembalikan koleksi

b.    Kemungkinan kehilangan bahan pustaka sangat kecil

c.    Bahan pustakan tidak cepat rusak

d.    Penempatan kembali bahan pustaka yang  telah digunakan ke rak lebih cepat

e.    Pengawasan dapat dilakukan secara longgar

f.     Proses temu kembali dapat dilakukan lebih efektif

Adapun kekurangan dengan menggunakan system layanan tertutup adalah sebagai berikut :

a.    Pemakai tidak bebas dan kurang puas dalam menemukan bahan pustaka

b.    Bahan pustaka yang didapat kadang-kadang tidak sesuai dengan kebutuhan pemakai

c.    Catalog cepat rusak

d.    Tidak semua pemakai paham dalam menggunakan teknik mencari bahan pustaka melalui catalog

e.    Tidak sama koleksi dimanfaatkan dan didayagunkan oleh pemakai

f.     Perpustakaan lebih sibuk

3.    Sistem Layanan Campuran (mixed access)

Pada system layanan campuran perpustakaan dapat menerpkan dua system pelayanan sekaligus, yaitu layanan terbuka dan layanan tertutup. Perpustakaan yang menggunakan system ini layanan campuran biasanya memberikan layanan secara tertutup untuk kolsi skripsi, koleksi referens atau tesis, sendankan untuk koleksi lainya menggunak system layanan tebuka.

System layanan campuran ini biasanya diterapkan di perpustakaan peruguruan tinggi dan perpustakaan sekolah.

Kelebihan layanan campuran ini biasanya diterapkan di perpustakaan perguruan tinggi dan perpustakan sekolah.

Kelebihan system layanan campuran adalah sebagai berikut .

a.      Pemakai langsung menggunakan koleksi referens dan koleksi umum secara bersamaan

b.      Tidak memerlukan ruang baca khusus koleksi refens

c.      Meghemat tenaga layanan.

Adapun kelemahan system layanan campuran adalah sebagai berikut :

a.      Petugas sulit mengontrol pemakai yang menggunakan koleksi referens dan koleksi umum sekaligus

b.      Ruang koleksi referens dan koleksi umum menjadi Satu

c.      Perlu pengawasan yang lebih ketat.

E.    Jenis Layanan Pembaca

1.      Layanan Sirkulasi Bahan Pustaka

a.    Pengertian dan Tujuan

Kegiatan layanan sirkulasi merupakan ujung tombak jasa perpustakan, karena pada bagian sirkulasi pertama harus berhubungan dengan masalah administrasi peminjaman bahan pustaka. Bagian sirkulasi berkaitan dengan masalah perdaran koleksi yang dimiliki perpustakaan. Tujuan layanan sirkulasi ini adalah memperlancar dan mempermudah proses peminjaman bahan pustaka untuk dibawa pulang oleh pemakai, pekerjaan pada baigan layanan sirkulasi dibagi menjadi 7 (tujuh) jenis yaitu : pendaftaran peminjaman, prosedur peminjaman, pemungutan denda, pengawasan buku-buku tendon (buku yang dipesan), administrasipeminjaman, statistic peminjaman, dan peminjam antar perpustakaan.

 

b.     Unsur-Unsur Pendukung

Kelancaran pekerjaan pada bagian sirkulasi sangat berpengaruh terhadap kelancaran seluruh kegiatan layanan. Oleh karena itu pada bagian sirkulasi perou didukung beberapa unsur seperti berikut ini :

1)    Buku petunjuk yang memuat keterangan yang mengernai peraturan penggunaan bahan pustaka, bahan pustaka yang boleh dipinjamkan, kebijakan mengenai  bdenda, dan keterangan lain yang memberi pedoman kepada pembaca

2)    Meja peminjaman dengan ukuran danb bentuk khusus, misalnya bentuk huruf “U” atau “ L”

3)    Laci tempat menyimpan uang denda, kunci-kunci dan barang-barang lain

4)    Bermacam-macam stempel, misalnya stempel tanggal pinjam dan tanggal bahan pustakan harus kembali

5)    Tinta dan bantalan stempel

6)    Ruang tempat penitipan tas

7)    Keota penyimpanan kartu buku yang dipinjam

8)    Lem dan blangko batas waktu peminjaman atau kartu buku

9)    Foemulir pendaftaran anggota perpustakaan

10) Alat-alat tulis dan perlengkapan lain seperti gunting, pulpel dan sebagainya

11) Formulir untuk pemesanan buku yang sedang dipinjam

12) Petugas yang seslu siap melayani dengan ramah dan sopan

13) Kelengkpan buku seperti kartu buku, kantong buku, kantong peminjam, lembar tanggal harus kembali, kontak kartu peminjaman dan buku daftar peminjam.

14) Kertal polos

15) Kontak saran

 

c.     Cara Pelaksanaannya

Setiap sekali ada pembaca yang ingin meminjam bahan pustaka, maka petugas bagian sirkulasi melakukan hal-hal sebagai berikut :

1)    Mengambil kartu buku dari kabntong buku, tulis tangal buku harus dikembaikan pada lajur tangal, kembali, minta kartu peminjaman dan kartu buku

2)    Mencatat tangal kembali dalam lembar pengambilan yang ditempelkan pada bahan pustaka, catatan ini merupakan peringatan bagi pembaca kapan ia harus mengembalikan bahan pustaka

3)    Setalah jam peminjaman selesai, petugas menyusun kantong-kantong peminjaman dalam kontak peminjaman

4)    Dalam proses pengembalian bahan pustakan maka petugas mengambil kartu buku ke kantong buku, kantong peminjaman dikembalikan kepada pembaca, coretan t angal harus kembali kembalikan buku ke rak

5)    Bila bukutelak dikembalikan petugas menghitung denda sesuai dengan peraturan yang ditetapkan. Uang denda bervariasi tergantung pada kebijakan masing-masing perpustakaan. Apabila terjadi keterlambatan dalam pengembalian buku, makan perou mengirimkan surat peringatan

6)    Bila ada buku yang hilang atau rusak, maka anggota harus mengganti denganbuku yang sama. Bila bukutersebut tidak dapat diganti, anggota harus membayar ganti rugi sebesar harga buku pada nilai pasar ditambah biaya pengelolaan, bilan anggota mersakan buku, maka ia wajib menganti ongkos perbaikan buku.

7)    Petugas bagian layanan sirkulasi juga harus membuat stastistik peminjaman, baik tentang tambahan anggota baru, jumlah bku yang dipinjam, peminjam berdasarkan subyek atau klasifikasi, dan jumlan pengunjung, jenis ststistik barian harus dibuat untuk mempermudah membuat statistic bulanan dan tahunan.

 

2.       Layanan Rujukan

a.    Pengertian layanan Rujukan

Ada beberapa pengertian tentang Layanan Rujukan :

a)    Layanan Rujukan adalah sebagian layanan perpustakan yang secara leangsung berhubungan dengan pembaca dalam memberikan informasi,

b)    Layanan Rujukan adalah batuan yang bersifat pribadi dan langsung bagi merekan yangmemberi informasi diperpustakaan untuk berbagai tujuan

c)    Layanan Rujukan merupakan bentuan yang bersifat pribadi yang diberikan secara langsung dan simpatik dalam rangka mengiterprestasikan koleksi perpustakaan untuk kepentingan studi dan riset.

b.     Tugas Layanan Rujukan

Layanan rujukan mempunyai tugas memberika informasi kepada pemakai jasa perpustakaan.

c.     Fungsi Layanan Rujukan

Dalam rujukan mempunyai tugasnya, layanan rujukan mempenyai funsi sebagai berikut :

1)    Fungsi Informasi, Yaitu memebrikan jawaban atas kebutuhan pemakan akan informasi, agar jawaban dapat diberikan secara tepat, seorang petugas layanan rujukan harus mengetahui secara tepat, seorang petugas layanan rujukan harus mengetahui latar belakang pemakai

2)    Fungsi bimbingan : memberikan bimbingan perpustakaan kepada pemakai, bimbingan perpustakaan diberikan kepada pemakai agar pemakai dapat dimanfaatkan perpustakaan dengan  baik dan efisien. Misalnya bagaimana memilih dan menggunakan bahan rujukan, bagaimana memiih bahan bacaan yang sesuai, bagaiman menggunakan catalog dan lain-lain

3)    Funsi intruksi : funsi memberikan intruksi atau pangarahan kepada pemakai perpustkaan mengenai penggunaan perustakaan secara umu, penggunaan sumber bibligrafi dan koleksi rujukan lainya.

4)    Fungsi supervise, yaitu melakukan pengawasan terhadap pengaturan personel, koleksi, ruangan, tatatertib jam jam layanan dan sebaginya

5)    Funsi bibliografi, yaitu membuat sarana temu kembai infromasi seperti indeks artikel majalah, bibliografi, abstrak, panduan literature, dan sebagainya.

6)    Funsi evaluasi : dengan melakukan evaluasi terhadap sember sumber rujukan.

Dalam melaksanak layanan rujukan, perpustakaan perlu melengkapi koleksinya diantranya meliputi Kamus, Ensiklopedi, Direktori, Almanak, Boografi, Buku Stastistik, Sumber geografi, Sumber Elektrinis.

3.      Layanan Ekstensi

Fungsi dan tujuan ekstensi pada sumber pada umumnya masyarakat ppyang lebih luas yang jauh terpencil di daerah pedalam (jauh dari pusat kota),

Jenis layanan ekstensi :

a.    Layanan perpustkaan keliling untuk umum

b.    Layanan perpustakaan keliling untuksekolah/anak dan remaja

 

Layanan Silang Layan

Perpustkaan yang satu memberikan jasa referensi atas pertanyaan    yang berasal  dari  perpustakaan   yang lain.pinjam   antar perpus takaan   berarti   perpustakaan   yang Satu  meminjam   bahan pustaka   yang tidak  memiliki  ke  perpustakan  lain  yang memiliki  bahan pustaka  yang diperlukan  pemakai.

4.       Layanan   terpusat     perpustakaan  sekolah

Perpustkaan  yang dikelolah   oleh  bebrapa sekolah  yang berada dalam satu lingku ngan sekolah  yang tidak  ter lalu  berjauhan  lokasi  antar sekolah  yang satu dengan sekolah  yang lain   .dengan  demikian perpustakaan  tersebut    diharapkan  dapat melayani semua jenis sekolah   yang berlokasi  di sekitar perpustkaan  .jadi  hanya  ada satu  perpustakaan   untuk melayani beberapa  sekolah

5.      Layanan penyandang catat

Memberikan layanan kepada penyandang cacat yang memerlukan bahan pustaka, dengan menyediakan berbagai sember bahan pustaka yang sesuai dengan kebutuhanya, misalnya untuk penyandang cacat tuna netra, maka harus disediakan buku-buku yang menggunakh huruf brailut, atau meungin disediakan petugas yang bias membacakanya, atau bagi penyandang cacat lainya dengan memberitahukan buku bacaan biasa yang sesuai dengan keinginannya.

6.      Bimbingan pembaca merupakan bimbingan bagi perorangan mengenai buku-buku yang baik untuk dibaca dalam rangka informasi, adalah merupakan tugas pustakawan agar dapat mencarikan buku-buku yang diberikan. Tujuan bimbingan pembaca ialah menemukan buku buku yang cocok yang bagipembaca untuk kepantingan pendidikan, pengembangan dri, hiburan, dan lain sebaginya.     


 

 

F.    Jenis Layanan Literatur Sekunder

1.    Layanan Abstrak

Abstak adalah indeks yang diberi sari karangan. Abstrak dapat membantu pemakai karena indeks abstrak dapat mengetahui intik karangan sehingga dengan cepat dapat mengetahui artikel yang sesuai dengan keperluanaya. Absatrak ini biasanya berupa artikel majalah, jurnal ilmiah, laporan penelitian, makalah atau kertas prasaran.

2.    Layanan Indeks

Indeks adalah daftar subyek atau topic yang terdapat dalambuku, majalah, surat kabar, dan cassette, dan cassette disk (cd). Indeks terbagi dalam dua bagian yaitu topic dan lokasi, topic merupakan subyekyang berisi berbagai artikel. Sedangkan lokasi merupakan petunjuk tempat artikel.

Subjek topic        : Layanan informasi

Lokasi               : nama Koran atau majalah, tinggal, bulan, tahun, beserta   keterangan halaman

3.    Layanan Bibliografi

Bibliografi merupakan daftar buku yang dapat membantuk peningkatan pendayagunaan bahan pustaka. Dengan melalui bibliografi dapat diketahui buku-buku apa saja yang dapat disuatu perpustakan. Untuk memudahkan penguna atau pemakai perpustakaan mencari bahan pustakan dipepustakaan atau perpustakaan dapat menunjukan keberdaan buku yang dicari pemakai.

4.    Layanan Informasi Terseleksi

Layanan informasi terseleksi adalah sarana untuk memberitahukan kepada seorang atau kelompok orang tentang butir-butir dalam literature  yang mutakhir secara langsung dan jelas sesuai dengan pusat perhatian pekerjaanya. Tujuan layanan informasi berseleksi ialah agar para pemakai menerima infromasi literature yang baru yang khusu ada hubunganya dengan bidang yang diminati dan pekerjaanya

Layanan informasi terseleksi memberikan layanan kepada pemakai perpustakan berdasarkan minat atu subjek khusus. Layanan ini merupakanlayanan yang besifat individu atau kelompok. Pemakai akan menerima informasi melalui kecocokan subjek yang diminati.

5.     Layanan Informasi Kilat

Layanan informasi kilat merupakan layanan yang diberikan kepada pemakai jasa perpustkan dalam bentuk kumpulan fotokopy daftar isi majalah dalam subjek tertentu yang langgan perpustakaan. Selai itu, layanan ini dapat juga berupa fotokopi judul-judul buku terbaru yang dimiliki perpustakaan.

 


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: